Dulu, saya ingin memeiliki keluarga seperti yg ada dibuku2 oernikahan. Romantis dan hangat.
Ternyata semua yg saya dapatkan itu kebalikannya.
Apa saya yang terlalu tinggi mengajinya atau bagaimana ya?
Tak seromantis nabi muhamad
Tak setampan nabi yusuf
Tak seumuran antara ali dan fatimah
Tak sebijaksana nabi ibrahim
Tak setaat nabi ismail
Subahanallaah..
Lantas??
Berlapang dada adalah kuncinya
Perbaiki ruhiyyah adalah kuncinya
Pertajam dan kuasai ilmu adalah kuncinya
Perluas pergaulan adalah kuncinya.
Tapi subhanallaah x ya..
Kapan bisa sehati?
Sebab kita bukan lagi jombloman dan jomblowati
Tapi kita adalah kita. Bukan aku lagi
Tapi bagaimana mrnyampaikan kepadanya agar bisa mrnjadi kita.
Kasian anak2