Rabu, 22 Juni 2016

India!

Beberapa waktu lalu saya pernah tuliskan tentang teman yang ingin ke India. Melanjutkan studi nya. Ini lanjutan ceritanya.


Pagi tadi salah seorang teman kerja  nampak bahagia dan sumringah. Yap! Dia lulus ujian dan mendapat beasiswa S2 bahasa Inggris di India. Dia sebenarnya ingin ke Inggris, Aussie atau Amerika yang bahasa Inggrisnya cas cis cus  dari daerah asalnya. Saingannya banyak. Dia sudah pernah mencoba. Namun lulusnya di india. Konon kabarnya bahasa Inggris di India itu bagus.hanya logat nya saja mungkin yang dominan India.


Dia nampak bahagia. Untungnya ke sana ada temannya. Sesama yang lulus beasiswa S2. Jadi ada mahramnya.


Dia pernah katakan dia sudah tak mau lagi mrngajar SD. Cape. Dia lebih ingin menjadi dosen. Itu cita citanya. Kerjanya tidak mengeluarkan suara mubazir dan energi ekstrak.


Saat ditanya kepsek berapa lama di India? Dan bakal balikkah ke tanah Air ? Sekolah masih menantinya.


Cepat cepat dia katakan,"

 Belum tahu ya pak. Kalau dapat orang sana maka saya akan di sana"

Saking dia sudah tak mau lagi menjadi guru SD walau gajinya besar sebab dia hafal al quran dan pengajar yang cerdas.


Ya.. doanya sudah dikabulkan Allaah. Kini lanjutan doa doa yang lalu. saya doakan semoga doa dan cita cita nya tercapai dan barokah. Aamiin yra.


Sekilas wajahnya memang mirip India. Untungnya sawo matang. Bukan hitam. Hidungnya juga mancungd an matanya bulat besar dan indah. Mirip kayak orang India saya perhatikan. Tak masalah dapat pendamping hidup dari India asalkan muslim dan pengertian.
..ya.. saya aminkan...


Jumat, 17 Juni 2016

Kerja versi Kerja

Jika fikiran kita terfokus kepada beban kerja yang belum selesai maka berimbas pada stabilitas emosi kita. Stabilitas keimanan kita. Jengah. Tak ada ruang untuk istirahat.


Sibuk dengan deadline maka berimbas lewatnya sejuz tilawah saya. Lisan juga kurang terkontrol. Padahal hanya 2 hari saja. Tapi cukup menguras stabilitas ruhiyyah atau keimanan.




#romadhon hari ke 11 malam ke 12


Demi Itqu minannaar

Dalam sebulan ada 3 jenis kasih kasih sayang Allaah bagi hambaNya yang ingin meraih gelar muttaqiin.. dan terbebas dari dosa dan api neraka. Suci layaknya anak yang baru lahir.


A. 10 hari pertama sudah dilewati. Yaitu rahmatd ari Allaah

B.  10 hari kedua sedang dijalani. Yaitu mendapat maghfirah dari Allaah

C. 10 hari ketiga yaitu it qu minannar. Terbebas dari siksa api neraka.

Namanya romadhon walau kita beraktifitas paruh hari tapi tetap saja rasa kantung dahaga dan lapar juga lemas kita rasakan. Namun karena keimanan maka semua itu bisa diantisipasi dan tak begitu terasa adanya.



Romadhon kali ini nenek tercinta sakit lagi.Puasa yang ke 5 nenek sakit. Jalan pun sulit untuk ke rumah sakit. Sehingga tubuhnya yang gendut digendong adik saya ke mobil untuk di bawa ke rumah sakit. Kalau 5 hari kemarin maag akut hingga apa pun yang masuk ke perut terasa sakit dan mau muntah, kini hari keenama akrena cairan infus membuat jantung nenek bengkak lagi. Badannya banyak berisi air.obat yang disuntikkan ke pembuluh darah dan botol infus.


Nenek selalu mengucapkan La ila ha illallah demi menahan rasa sakit.


Dan nenek nampak sedih saat badannya nampak gembung. Jari tangan dan kaki nampak bengkak. Dan harus dikateter.


Ibu saya setiap saat dirumah sakit. Nenek nampak letih karena berbaring terus. Ibu saya apa lagi. Sedangan saya saja yang sudah 2 x pulang kerja langsung ke rumah sakit dn pulang malam saja sampai meriang.. Hingga saya kesiangan sahur dan 2 kali tidak tahajjud seperti krbiasaan saya. Tak pernah saya tinggalkan tahajjud di bulan romadhon kecuali haid. Saya juga letih dan mengantuk.


bagaimana lagi dengan ibu saya bagaimana alagi nenek saya?


Semoga Allaah beri kesabaran pada nenek atas sakitnya dan diberi kesembuhan. Dan ibu saya dineri kesabaran menjaga nenek dirumah sakit dan diberi kesehatan juga.


Bulan romadhon sungguh indah dan nikmat jika kita sikapi dengan keimanan yang totalitas semata mata mendapat ampunan dan Allaah.


senoga anak anak nenek yang menjaga nenek di rumah sakit selain ibu saya walau mereka tak menginap debir Allah kesabaran sebagai bakti kepada orangtuanya. Aamiin yra.

Rabu, 15 Juni 2016

Barrier Itu Alhamdulillah Hilang Perlahan tapi Pasti

Saya banyak dosa sama Allaah atau bisa jadi Allaah uji keimanan saya dan orangtua saya.

Apa yang saya pinta pada Allaah dihadirkan di dalam hidup saya. Umpama saya mau nonton bioskop, tiket sudah di tangan tapi karena kendala saya gak jadi nonton. Tiket itu juga mahal. Betapa sulit saya memperolehnya tapi semua berlalu di hadapan saya. 

Saya ingin pergi ke suatu tempat. Semua sudah ada di hadapan saya. Kenderaan yang saya inginkan persis. Dan saya sudah dikonfirmasi. Tapi kenderaan itu ternyata dipakai oranglain. Kenderaan itu salah alamat. Yang ada adalah kenderaan yang bukan tujuan saya. sehingga saya harus menunggu lagi. 


Saya orang yang gampang stress. Dan ini sudah lama. Sudah menahun. Hingga kemarin ada hal yang buat saya stres habis. 

Saya dan keluarga di rumah gemar menolong. Gemar memberi.kami sekeluarga alhamdulillah gemar juga beribadah versi semampu kami. Kita kalau memberi berusahaa yang terbaik yang kita punya semampu kita. Tak oerhitungan karena kita yakin ada Allaah yang Maha Membalasa kebaikan hamba hambaNya.


Jadi ceritanya orangtua saya memiliki  hobi memberi makan orang lain yang kita anggap dia butuh.  Ternyata orang tersebut berfikiran lain dari kebaikan kita. Sehingga sampailah ke telinga kami. Saya stress . Asam lambung saya pernah kumat gara gara stres. Selera makan pun hilang. Sehingga saya berasa risih dnegan yang kita berbuat baik tadi.

Tapi kini saya fikir, ngapain saya risih . Akhirnya, saya datangi orangnya dan saya berikan makanan yang mrnajdi kebiasaan orangtua saya membutuhkannya. Ya.. nenek saya dirawat lagi di rumah sakit dan ibu saya menjaganya setiap hari di rumah sakit. Pergi dan pulang kerja dari rumah sakit. 

Saya orangnya kurang bisa berbasa basi. Saya orangnya to the point. Saya perhatikan orang yang oranagtua kami selalu berbuat baik padanya. Kasihan saya melihatnya. Sungguh berdosa saya. Tapi tetap saya mengatakan apa yang mengganjal di hati saya. Yang penting itikad berbuat baik kepada siapa pun selalu ada dalam diri. 

Saya yakin dia kaget dan malu. Tapi saya tak peduli. Cuma dia yang dengar. Saya tidak mau mempermalukan orang lain. 


Selepas itu saya mohon ampun pada Allaah jika  saya berkata apa yang mengganjal di hati saya. 


Jadi.. barrier itu sudah saya buang dari diri saya dan saya selalu beristighfar. Karena barrier itu sanagta mengganggu saya. 

Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada lagi barier. 

.saya berfikir, saya yang jarang berbicara dengan yang gak perlu dan gak pernah berbasa basi kini saya keluarkan juga "gardam"saya. Jiwa gardam yang sudah tersimpan lama sejak saya tamat SMP. Lingkungan saya 20 tahun terakhir ini menbbuat saya terlalu lemah lembut dan penyabar. Saya orang sumatera. Asli. Bukan jawa. Saya orang Medan asli. Jadi perlu juga gardam sesekali untuk menghilangkan barier yang mrmbuat doa saya jadi terhalang dan membuat saya tertekan dengan perasaan saya.. sekarangs aya tak stress lagi. Yang penting saya sudah katakan apa yang ada di hati saya . Sehingga tak ada lagi yang berpenyakit hati.


Saya berdoa semoga Allaah sudi mengabulkan doa doa saya dan memberikan saya ketenangan hati dan ketenangan hidup. Kebahagiaan dunia dan akhirat. Aamiin yra.

#catatan romadhonku

Minggu, 12 Juni 2016

Allaah Itu Maha Menepati Janji

Allaah  berkata " Berdoalah padaKu Maka akan Aku kabulkan".

Jadi mengapa ragu dengan janji Allaah. Dia yang menguasai langit dan bumi. Walau berasa berat dengan cobaan tapi berdoalah agar setiap kita dapat melewatinya dengan indah.

Kadang berat rasanya. Barrier itu ada di diri kita. Sulit menghilangkan barrier. Tapi tetap yakini saja janji Allaah. SEBAB Dia Maha Pengabul doa hambaNya yang meminta.

La haula wala quwwata illaa billaah aliyyul adziim..

Kualitas diri Seseorang

Kualitas seseorang berbanding lurus dengan akhlak dan tutur katanya. Bukan dinilai dari harta pangkat dan jabatan.

Untuk menilai seseorang kita tak perlu ribet melihat jabatan dan kekayaannya. Tapi bisa dilihat dari lisan dan tutur katanya.

Semakin bagus lisan dan akhlaknya maka semakin baguslah kualitas dirinya di hadapan Allaah. Jika baik di mata Allaah maka insyaallaah baik pula di mata manusia. 

Minggu, 05 Juni 2016

Tips Menambah Berat Badan


(moon wink)Tips Menambah Berat Badan(moon wink)

Menambah berat badan dapat dimulai dengan mencukupi kebutuhan kalori dalam tubuh dan dalam jumlah yang lebih dari kebutuhan, seperti mengkonsumsi makanan untuk menambah berat badan dalam jumlah banyak. Berikut tips menambah berat badan secara efektif :

1. Tingkatkan Porsi Makan
Dengan meningkatkan porsi makan, maka tubuh akan punya lebih banyak asupan untuk membentuk tubuh yang berisi.


2. Perbanyak Minum Air Putih
Semakin banyak mengkonsumsi air putih maka tubuh akan semakin sehat dan pada akhirnya proses pencernaan dalam tubuh pun membaik sehingga dapat lebih menyerap gizi makanan secara sempurna. Cukup 8 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi.

3. Perbanyak Konsumsi Karbohidrat
Makanan yang mengandung karbohidrat, seperti : buah-buahan, sayuran, nasi merah dan makanan yang berbahan dasar dari gandum seperti sereal dan roti.


4. Cukupi Kebutuhan Protein
Konsumsi sumber protein yang sehat seperti daging ayam, ikan, dan kacang-kacangan.

5. Cukupi Kebutuhan Lemak
Sumber lemak sehat seperti asam lemak tak jenuh ganda, omega-3, dan omega-6. Sumber lemak omega-3 dapat diperoleh dari ikan dan kacang kenari.

(hahaha)(hahaha)(hahaha)

Content by DokteronLINE Group http://lin.ee/64nb6zv
Ketik "LAGI" untuk konten menarik lainnya