Dalam sebulan ada 3 jenis kasih kasih sayang Allaah bagi hambaNya yang ingin meraih gelar muttaqiin.. dan terbebas dari dosa dan api neraka. Suci layaknya anak yang baru lahir.
A. 10 hari pertama sudah dilewati. Yaitu rahmatd ari Allaah
B. 10 hari kedua sedang dijalani. Yaitu mendapat maghfirah dari Allaah
C. 10 hari ketiga yaitu it qu minannar. Terbebas dari siksa api neraka.
Namanya romadhon walau kita beraktifitas paruh hari tapi tetap saja rasa kantung dahaga dan lapar juga lemas kita rasakan. Namun karena keimanan maka semua itu bisa diantisipasi dan tak begitu terasa adanya.
Romadhon kali ini nenek tercinta sakit lagi.Puasa yang ke 5 nenek sakit. Jalan pun sulit untuk ke rumah sakit. Sehingga tubuhnya yang gendut digendong adik saya ke mobil untuk di bawa ke rumah sakit. Kalau 5 hari kemarin maag akut hingga apa pun yang masuk ke perut terasa sakit dan mau muntah, kini hari keenama akrena cairan infus membuat jantung nenek bengkak lagi. Badannya banyak berisi air.obat yang disuntikkan ke pembuluh darah dan botol infus.
Nenek selalu mengucapkan La ila ha illallah demi menahan rasa sakit.
Dan nenek nampak sedih saat badannya nampak gembung. Jari tangan dan kaki nampak bengkak. Dan harus dikateter.
Ibu saya setiap saat dirumah sakit. Nenek nampak letih karena berbaring terus. Ibu saya apa lagi. Sedangan saya saja yang sudah 2 x pulang kerja langsung ke rumah sakit dn pulang malam saja sampai meriang.. Hingga saya kesiangan sahur dan 2 kali tidak tahajjud seperti krbiasaan saya. Tak pernah saya tinggalkan tahajjud di bulan romadhon kecuali haid. Saya juga letih dan mengantuk.
bagaimana lagi dengan ibu saya bagaimana alagi nenek saya?
Semoga Allaah beri kesabaran pada nenek atas sakitnya dan diberi kesembuhan. Dan ibu saya dineri kesabaran menjaga nenek dirumah sakit dan diberi kesehatan juga.
Bulan romadhon sungguh indah dan nikmat jika kita sikapi dengan keimanan yang totalitas semata mata mendapat ampunan dan Allaah.
senoga anak anak nenek yang menjaga nenek di rumah sakit selain ibu saya walau mereka tak menginap debir Allah kesabaran sebagai bakti kepada orangtuanya. Aamiin yra.
A. 10 hari pertama sudah dilewati. Yaitu rahmatd ari Allaah
B. 10 hari kedua sedang dijalani. Yaitu mendapat maghfirah dari Allaah
C. 10 hari ketiga yaitu it qu minannar. Terbebas dari siksa api neraka.
Namanya romadhon walau kita beraktifitas paruh hari tapi tetap saja rasa kantung dahaga dan lapar juga lemas kita rasakan. Namun karena keimanan maka semua itu bisa diantisipasi dan tak begitu terasa adanya.
Romadhon kali ini nenek tercinta sakit lagi.Puasa yang ke 5 nenek sakit. Jalan pun sulit untuk ke rumah sakit. Sehingga tubuhnya yang gendut digendong adik saya ke mobil untuk di bawa ke rumah sakit. Kalau 5 hari kemarin maag akut hingga apa pun yang masuk ke perut terasa sakit dan mau muntah, kini hari keenama akrena cairan infus membuat jantung nenek bengkak lagi. Badannya banyak berisi air.obat yang disuntikkan ke pembuluh darah dan botol infus.
Nenek selalu mengucapkan La ila ha illallah demi menahan rasa sakit.
Dan nenek nampak sedih saat badannya nampak gembung. Jari tangan dan kaki nampak bengkak. Dan harus dikateter.
Ibu saya setiap saat dirumah sakit. Nenek nampak letih karena berbaring terus. Ibu saya apa lagi. Sedangan saya saja yang sudah 2 x pulang kerja langsung ke rumah sakit dn pulang malam saja sampai meriang.. Hingga saya kesiangan sahur dan 2 kali tidak tahajjud seperti krbiasaan saya. Tak pernah saya tinggalkan tahajjud di bulan romadhon kecuali haid. Saya juga letih dan mengantuk.
bagaimana lagi dengan ibu saya bagaimana alagi nenek saya?
Semoga Allaah beri kesabaran pada nenek atas sakitnya dan diberi kesembuhan. Dan ibu saya dineri kesabaran menjaga nenek dirumah sakit dan diberi kesehatan juga.
Bulan romadhon sungguh indah dan nikmat jika kita sikapi dengan keimanan yang totalitas semata mata mendapat ampunan dan Allaah.
senoga anak anak nenek yang menjaga nenek di rumah sakit selain ibu saya walau mereka tak menginap debir Allah kesabaran sebagai bakti kepada orangtuanya. Aamiin yra.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar