Beberapa waktu lalu saya pernah tuliskan tentang teman yang ingin ke India. Melanjutkan studi nya. Ini lanjutan ceritanya.
Pagi tadi salah seorang teman kerja nampak bahagia dan sumringah. Yap! Dia lulus ujian dan mendapat beasiswa S2 bahasa Inggris di India. Dia sebenarnya ingin ke Inggris, Aussie atau Amerika yang bahasa Inggrisnya cas cis cus dari daerah asalnya. Saingannya banyak. Dia sudah pernah mencoba. Namun lulusnya di india. Konon kabarnya bahasa Inggris di India itu bagus.hanya logat nya saja mungkin yang dominan India.
Dia nampak bahagia. Untungnya ke sana ada temannya. Sesama yang lulus beasiswa S2. Jadi ada mahramnya.
Dia pernah katakan dia sudah tak mau lagi mrngajar SD. Cape. Dia lebih ingin menjadi dosen. Itu cita citanya. Kerjanya tidak mengeluarkan suara mubazir dan energi ekstrak.
Saat ditanya kepsek berapa lama di India? Dan bakal balikkah ke tanah Air ? Sekolah masih menantinya.
Cepat cepat dia katakan,"
Belum tahu ya pak. Kalau dapat orang sana maka saya akan di sana"
Saking dia sudah tak mau lagi menjadi guru SD walau gajinya besar sebab dia hafal al quran dan pengajar yang cerdas.
Ya.. doanya sudah dikabulkan Allaah. Kini lanjutan doa doa yang lalu. saya doakan semoga doa dan cita cita nya tercapai dan barokah. Aamiin yra.
Sekilas wajahnya memang mirip India. Untungnya sawo matang. Bukan hitam. Hidungnya juga mancungd an matanya bulat besar dan indah. Mirip kayak orang India saya perhatikan. Tak masalah dapat pendamping hidup dari India asalkan muslim dan pengertian.
..ya.. saya aminkan...
Pagi tadi salah seorang teman kerja nampak bahagia dan sumringah. Yap! Dia lulus ujian dan mendapat beasiswa S2 bahasa Inggris di India. Dia sebenarnya ingin ke Inggris, Aussie atau Amerika yang bahasa Inggrisnya cas cis cus dari daerah asalnya. Saingannya banyak. Dia sudah pernah mencoba. Namun lulusnya di india. Konon kabarnya bahasa Inggris di India itu bagus.hanya logat nya saja mungkin yang dominan India.
Dia nampak bahagia. Untungnya ke sana ada temannya. Sesama yang lulus beasiswa S2. Jadi ada mahramnya.
Dia pernah katakan dia sudah tak mau lagi mrngajar SD. Cape. Dia lebih ingin menjadi dosen. Itu cita citanya. Kerjanya tidak mengeluarkan suara mubazir dan energi ekstrak.
Saat ditanya kepsek berapa lama di India? Dan bakal balikkah ke tanah Air ? Sekolah masih menantinya.
Cepat cepat dia katakan,"
Belum tahu ya pak. Kalau dapat orang sana maka saya akan di sana"
Saking dia sudah tak mau lagi menjadi guru SD walau gajinya besar sebab dia hafal al quran dan pengajar yang cerdas.
Ya.. doanya sudah dikabulkan Allaah. Kini lanjutan doa doa yang lalu. saya doakan semoga doa dan cita cita nya tercapai dan barokah. Aamiin yra.
Sekilas wajahnya memang mirip India. Untungnya sawo matang. Bukan hitam. Hidungnya juga mancungd an matanya bulat besar dan indah. Mirip kayak orang India saya perhatikan. Tak masalah dapat pendamping hidup dari India asalkan muslim dan pengertian.
..ya.. saya aminkan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar