Bagi orang beriman dan menerima takdir Allaah tentu akan berusaha mencintai apa yang dia miliki.
.Allaah itu Maha Pengabul doa hambaNya walau kita terkaget kaget saat Allaah kabulkan doa kita.
Kadangkala kita berfikir sesuatu itu yang kita suka yang terbaik menurut kita. Ternyata bukan yang terbaik menurut Allaah. Yang kita suka tapi tak disukai Allaah. Sehingga Allah gantikan dengan yang lain yang memang ada dalam doa tapi di luar dugaan kita.
Ada orang berkata makanya doa itu yang jelas . Jangan samar samar.Jadi dikabulkan juga gak samar samar dna buat kaget. Tapi kalau kita begitu ngotot dengan doa maka lama juga Allaah kabulkan doa kita. Kenyataannya saat kita berpasrah diri maka Allaah kabulkan doa kita walau buat kita terdiam tak banyak bicara. Ternyata... yang kita sayangkan dari orang lain ehhh.. kita alami. Jadi tidak perlu miris dengan kehidupan orang lain yang buat kita kaget. Munhkitn itulah yang menurut Allaah buatnya. Untuk melengkapi hidupnya. Menyempurnakan kehidupannya dan memang dia dambakan. Lelaki yang walau gak gabteng, mana nampak jauh lebih tua lagi dari dirinya, tapi menghargai pendapatnnya dan bukan pria doyan ngomel. Namun pengertian. Ahh...entahlah.
Aatau miris dengan perempuan yang dipoligami atau bercerai atau miris dengan perempuan usia tua tp belum nenikah juga atau yang sudah lama menikah tapi tak juga punya anak atau yang hidupnya susah atau sejenisnya. Mendingan diam saja perbanyak istighfar.
Allaah itu berdasarkan persangkaan hambaNya. Jadi minta saja dan pantaskan diri. Jangan merendahkan diri.
Apa pun itu yang kita miliki yang sudh diberikan Allaah maka syukurilah. Agar barokah.
Hidup ini tak lama. Apa yang mau dibanggakan? Toh kita juga bakal jadi bagian dari tanah. Mrnyatu dnegan tanah.
Jangan malu dan minder dengan yang kita miliki. Disyukuri dan teruslah berprasangka baik pada Allah.
.Allaah itu Maha Pengabul doa hambaNya walau kita terkaget kaget saat Allaah kabulkan doa kita.
Kadangkala kita berfikir sesuatu itu yang kita suka yang terbaik menurut kita. Ternyata bukan yang terbaik menurut Allaah. Yang kita suka tapi tak disukai Allaah. Sehingga Allah gantikan dengan yang lain yang memang ada dalam doa tapi di luar dugaan kita.
Ada orang berkata makanya doa itu yang jelas . Jangan samar samar.Jadi dikabulkan juga gak samar samar dna buat kaget. Tapi kalau kita begitu ngotot dengan doa maka lama juga Allaah kabulkan doa kita. Kenyataannya saat kita berpasrah diri maka Allaah kabulkan doa kita walau buat kita terdiam tak banyak bicara. Ternyata... yang kita sayangkan dari orang lain ehhh.. kita alami. Jadi tidak perlu miris dengan kehidupan orang lain yang buat kita kaget. Munhkitn itulah yang menurut Allaah buatnya. Untuk melengkapi hidupnya. Menyempurnakan kehidupannya dan memang dia dambakan. Lelaki yang walau gak gabteng, mana nampak jauh lebih tua lagi dari dirinya, tapi menghargai pendapatnnya dan bukan pria doyan ngomel. Namun pengertian. Ahh...entahlah.
Aatau miris dengan perempuan yang dipoligami atau bercerai atau miris dengan perempuan usia tua tp belum nenikah juga atau yang sudah lama menikah tapi tak juga punya anak atau yang hidupnya susah atau sejenisnya. Mendingan diam saja perbanyak istighfar.
Allaah itu berdasarkan persangkaan hambaNya. Jadi minta saja dan pantaskan diri. Jangan merendahkan diri.
Apa pun itu yang kita miliki yang sudh diberikan Allaah maka syukurilah. Agar barokah.
Hidup ini tak lama. Apa yang mau dibanggakan? Toh kita juga bakal jadi bagian dari tanah. Mrnyatu dnegan tanah.
Jangan malu dan minder dengan yang kita miliki. Disyukuri dan teruslah berprasangka baik pada Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar