Jumat, 14 Oktober 2016

Mengapa Menikah Identik Dengan Seks?

Mengapa menikah identik dengan seks? 

Setiap orang yang sedang dalam detik detik pernikahan pasti yang ada dalam benaknya adalah malam pertama bersama pendamping hidupnya. 

Yaa.. itu juga ada dalam benak karib kerabat tetangga dan handai taulan yang tahu yanggal pernikahan itu. 


Tapi memang iya sih.. menjelang menikah itubidentik dengan seks. Bagaimana melalui malam pertama dengan suami atau istri. Bagaimana cara memberikan yang terbaik dan menikmatinya.

Dan membayangkan melalui malam dengan orang yang belum kita cintai, dan bukan orang yang kita sukai. Tapi kita tak membencinya. Sebab katanya cinta bisa datang belakangan.

Ga habis fikir aja jika ada wanita belia mau menikahi pria  tua. Bangka. Jelek lagi. Atau gak jelek tapi dia tua. Jauh lebih tua lagi. Entah apa sisi menariknya. Dan apa rasanya memberikan tubuh jiwa dan raga bagi suaminya yang begitu itu. Duhhh... 


Gak kebayang juga jika ada pria muda menikahi wanita tua. Bangka.jelek. kempot. Atau gak musti jelek atau kempot tapi dia tua dan tak menarik. Entahlah. Cuma dia yang tahu. Sebab lelaki itu memilih. Begitu banyak wanita yang bisa dipilih. Entahh...


Ah.. entahlah. Jodoh itu walau pilihan, tapi sudah ditakdirkan Allaah dan kita tak bisa menolak. 

Saat jodoh sudah ditetapkan Allaah maka luruskan niat. Semata mata karena Allaah. Karena menikah itu tujuannya sampai akhirat. Bukan hanya di dunia. Dan dapat meraih kebahagiaan dunia akhirat. Bersama di jannahNya. 


Yang perlu ditanamkan dalam diri bahwa menikah bukan untuk seks saja. Tapi bagaimana mewarnainya dengan kebahagiaan yang dirancang bersama suami atau istri tercinta yang Allaah berikan pada kita. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar