Kamis, 09 Februari 2017

Bumil

Sekarang baru saya sadari betapa pengorbanan ibu itu luar biasa. Pantaslah jika ada peparah mengatakan syurga itu ada di bawah telapak kaki ibu. Bahkan dalam hadist, rasulullah sampai mengatakan ibumu sampai 4 kali dalam 5 pertanyaan yang dilontarkan salah seorang sahabatnya perihal ketaatan pada orangtua. Ayah atau ibu. Bahka  seorang lelaki pun jika sudah menikah maka dia tetap menomorsatukan ibunya. MasyaAllaah...


Saya sendiri baru merasakan perubahan dalam diri saya. Menikah diusia hampir 40 tahun. Tepatnya 37 tahun. Usia yang kata orang rawan untuk punya anak. Maka harus hati hati. Dan memang benar! Banyak bagian tubuh saya yang melemah. Punggung saya yang sering sakit jika mengangkat belanjaan yang berat. Bahkan mencuci atau menyetrika saja pun saya berasa sesak nafas. Belum lagi keluhan gusi yang bengkak. Untungnya suami mau membantu mencuci. Dan kemana mana saya selalu diantar walau kadang saya juga harus berani sendiri jika hendak kep asar misalnya. Tanpa mengharapkan suami. Dan mengangkat belanjaan yang berat berat itu hingga sakit pinggang saya. Belum lagi keluhan mual dan pusing. Bahkan muntah. Ini masih jalan 3 bulan. Gimana kalau hamilnya makin besar ya?dan gimana membesarkan anak ya?  

Saya jadi terbayang wajah ibu saya tersayang yang pasti saya pernah melukai hatinya. Maafkan aku ibu.. jika kubayangkan beratnya dirimu mengandung diriku hingga 9 bulan lebih dalam keadaan susah payah dan membiayai hidupku.


Herannya saat hamil brgini saya vampangs ekali marah dan sentimen. Duuuh..  saya gak mau anaknya pemarah ta Rabb.. karena ibu hamil tensinya bisa naik begitu juga emosinya.


Saat ini saya sedang berikhtiar memperbaiki diri menjadi sholeha agar anak didalam kandungan saya kelak menjadi anak yang sholeh/ sholehah.


Sering saya juga terpaku. Begini ya yang bakal jadi ibu? Yang hamil yang musti jaga kesehatan demi janin dalam kandungannya?Agak merasa aneh saya. Kadang saya merasa asing antara senang dan tak senang . Harusnya saya senang dan bahagiaa. Janga  mikirin beratnya mengandung dengan keluhan pada fisik. Duh Allaah.. orang lain aja sanggup anaknya sampe kesebelasan. Lah saya baru satu kok begini...? Ayo.. bahagiakan diri dan siapkan diri jadi ibu yang sholeh dan sehat demi anak yang sholeh/ sholeha dan sehat pula. Cerdaskan diri dengan banyak membaca dan menulis! Jangan sibuk dengan kerjaan rumah yang gak selesai selesai.


semangat my self!
#motivasidiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar