Saya sangat mencintai dunia menulis. Sebab saya merasa hidup. Dan menulis hal hal yang bisa membangkitkan semangat saya. Bukan menuliskan hal sedih. Saya ingin menulis kisah inspiratif dan hal hal yang menjadi motivasi dan berita positif bagi banyak orang. Buka yang negatif.
Salah seorang teman memberikan info lomba ke saya. Dia percaya saya pasti suka. Lomba menulis.
Saya paksakan diri menulis artikel 3 halaman dengan merancangnya selama 3 hari. Itu juga tiap hari hanya saja. Lalu saya ganti lagi.
Hingga sudah melewati deadline saya selesaikan juga tulisan saya.
Parahnya saya pakai internet ditempat kerja namun saya lupa pasword kedua imel saya. Kedua imel saya lupa paswordnya!
Akhirnya saya telpon panitia agar masih diizinkan mengirim naskah tulisan berupa hardcopi. Bukan soft copi sebab saya lupa paswordnya.
Alhamdulillaah... sudah saya antar.walau sebenarnya masih perlu revisi tapi sudahlah. Saya saya melewati batas pengiriman. Rival saya dalam lomba adalah para penulis yang setiap pekan mengisi beberapa pengajian. Beda dengan saya yang gak pernah mengisi pengajian sejak 2 tahun ini. Dan organisasi yang mereka ikuti sehingga tentu menambah bahan tulisan mereka.
Ah tak mengapa... yang penting saya mencoba. Dan tulisan saya berbahasa EYD yang saya campur dengan gaya saya berbahasa. Sebab saya ingin memiliki tulisan yang memiliki ciri kekhasan saya. Artikel ringan dan sederhana agar gampang diterima orang ide dalam tulisan itu.
Sebab kita tak akan pernah tahu kekurangan kita dalam menulis , apakah tulisan saya berkenan atau tidak kalau tidak dibaca orang banyak dan disukai idenya.
Bismillah saja lah ya... menunggu tanggal 1 Mei. Apa pun hasilnya saya terima yang penting saya mencoba. Dan ini yang pertama sebab yang lain selalu tak siap dan tak dikirim naskahnya dan mengendap di leptop saya.
Salah seorang teman memberikan info lomba ke saya. Dia percaya saya pasti suka. Lomba menulis.
Saya paksakan diri menulis artikel 3 halaman dengan merancangnya selama 3 hari. Itu juga tiap hari hanya saja. Lalu saya ganti lagi.
Hingga sudah melewati deadline saya selesaikan juga tulisan saya.
Parahnya saya pakai internet ditempat kerja namun saya lupa pasword kedua imel saya. Kedua imel saya lupa paswordnya!
Akhirnya saya telpon panitia agar masih diizinkan mengirim naskah tulisan berupa hardcopi. Bukan soft copi sebab saya lupa paswordnya.
Alhamdulillaah... sudah saya antar.walau sebenarnya masih perlu revisi tapi sudahlah. Saya saya melewati batas pengiriman. Rival saya dalam lomba adalah para penulis yang setiap pekan mengisi beberapa pengajian. Beda dengan saya yang gak pernah mengisi pengajian sejak 2 tahun ini. Dan organisasi yang mereka ikuti sehingga tentu menambah bahan tulisan mereka.
Ah tak mengapa... yang penting saya mencoba. Dan tulisan saya berbahasa EYD yang saya campur dengan gaya saya berbahasa. Sebab saya ingin memiliki tulisan yang memiliki ciri kekhasan saya. Artikel ringan dan sederhana agar gampang diterima orang ide dalam tulisan itu.
Sebab kita tak akan pernah tahu kekurangan kita dalam menulis , apakah tulisan saya berkenan atau tidak kalau tidak dibaca orang banyak dan disukai idenya.
Bismillah saja lah ya... menunggu tanggal 1 Mei. Apa pun hasilnya saya terima yang penting saya mencoba. Dan ini yang pertama sebab yang lain selalu tak siap dan tak dikirim naskahnya dan mengendap di leptop saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar